MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP - Tugas 6 Ilmu Budaya Dasar

/ Sabtu, 18 April 2015 /
PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP DAN IDEOLOGI

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Namun bkn timbul seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui proses waktu lama. Sehingga pemikiran itu dapat diuji kenyataanya. Kesimpulannya, pandangan hidup ialah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa idiologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya

Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu ;
* Cita-cita
* Kebajikan
* Usaha
* Keyakinan / kepercayaan

CITA - CITA

Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup. tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.

Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.

3  Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita – citanya antara lain :
- Manusia itu sendiri,
- Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita – cita tersebut,
- Seberapa tinggi cita – cita yang ingin dicapai.

2 Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapai tidaknya cita – citanya antara lain :

- Faktor yang menguntungkan, dan
- Faktor yang menghambat.

KEBAJIKAN

Kebajikan adalah nilai luhur dari kehidupan sedangkan dosa bagaikan titik hitam yang merosakkan pandangan. Namun kadangkala disebabkan nafsu, iman menjadi buta sehingga seseorang itu cinta kepada dosa dan menganggap bahawa segala sesuatu itu adalah wajar belaka.

USAHA DAN PERJUANGAN


Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha / perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha / perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna.

Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia harus kerja keras.Kerja keras itu dapat dilakuan dengan otak / ilmu maupun dengan tenaga/ jasmani, atau kedua-duanya. Para ilmuwan lebih banyak bekerja keras dengan otak/ilmunya dari pada dengan jasmaninya. Sebaliknya para buruh, petani lebih banyak menggunakan jasmani dari pada otaknya. Para tukang dan para ahli lebih banyak menggunakan kedua-duanya otak dan jasmani dari pada salah satunya. Para politikus lebih banyak kerja otak dari pada jasmani, sebaliknya prajurit lebih banyak kerja jasmani dari pada otak.

Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Sebaliknya pemalas membuat manusia miskin, melarat, dan berarti menjatuhkan harkat dan martabatnya sendiri.karena itu tidak boleh bermalas-malas, bersatai-santai dalam hidup ini. Santai dan istirahat ada waktunya dan manusia mengatur waktunya itu.

Dalam agamapun diperintahkan untuk kerja keras, sebagaimana hadist yang diucapkan Nabi Besar Muhammad S.A.W yang ditunjuk kepada para pengikutnya “Bekerjalah kamu seakan-akan kamu hidup selama-lamanya, dan beribadahlah kamu seakan-akan kamu akan mati besok”. Untuk kerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan. Karena kemampuan terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian / ketrampilan. Orang bekerja dengan fisik lemah memperoleh hasil sedikit, ketrampilan akan memperoleh penghasilan lebih banyak jika dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai ketrampilan / keahlian. Karena itu mencari ilmu dan keahlian / ketrampilan itu suatu keharusan, Sebagaimana dinyatakan dalam ungkapan sastra “Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat” dalam pendidikan dikatakan sebagai “Long life education”.


Karena manusia itu mempunyai rasa kebersamaan dan belas kasihan (cinta kasih) antara sesama manusia, maka ketidak mampuan akan kemampuan terbatas yang menimbulkan perbedaan tingkat kemakmuran itu dapat diatasi bersama-sama secara tolong menolong, bergotong royong. Apabila sistem ini diangkat ketingkat organisasi negara, maka negara akan mengatur usaha /perjuangan warga negaranya sedemian rupa, sehingga perbedaan tingkat kemakmuran antara sesama warga negara dapat dihilangkan atau tidak terlalu mencolok. Keadaan ini dapat dikaji melalui pandangan hidu /idiologi yang dianut oleh suatu negara.

KEYAKINAN DAN KEPERCAYAAN

Keyakinan atau kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat, yaitu :

Aliran Naturalisme, aliran yang berspekulasi mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak.
Aliran Intelektualisme, aliran dengan logika atau akal. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal.

Aliran Gabungan, aliran yang berkaitan dengan gaib dan akal.kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan yang menentukan benar tidaknya sesuatu.

Kepercayaan adalah bagian psikologisterdiri dari keadaan pasrah untuk menerima kekurangan berdasarkan harapan positif dan niat atau perilaku orang lain.

Keyakinan adalah kepercayaan yang tidak berbelah bagi dengan hal lain atau orang lain.

---

http://puspitakartikasari.blogspot.com/2010/11/manusia-dan-pandangan-hidup.html
http://ewirahutomo.blogspot.com/2012/07/pengertian-cita-cita.html
http://harry-tugas.blogspot.com/2012/06/artikel-tim-liputan-6-sctv-26052012.html

----

BAGAIMANA CARA SAYA MEMAKNAI HIDUP DAN APA USAHA YANG TELAH SAYA LAKUKAN UNTUK MENGGAPAI CITA-CITA?

Cara saya untuk memaknai hidup ini adalah dengan menggunakan waktu sebijak mungkin, baik itu mengerjakan hal yang kita nikmati atau kita sukai. Karena dalam melakukan suatu hal, kita dapat menambah life skill atau pengalaman sebagai pelajaran. Tidak ada gunanya membuang kesempatan yang ada selagi kita dapat bahagia, tidak peduli dengan apa anggapan orang lain, hidup kita adalah milik kita seorang, tiada siapapun yang dapat mengatur apa yang kita inginkan selain Tuhan.

Selain itu, dalam menjalani kehidupan kita tidak bisa terus membiarkan segala hal mengalir, oleh sebab itu kita harus memiliki tujuan. Yaitu tujuan hidup seperti cita-cita atau harapan setinggi mungkin. Meskipun pada akhirnya tidak tercapai, namun dengan bermimpi dan menuangkan niat untuk berusaha, maka dalam perjuangan yang berlalu tersebut tidak akan pernah menjadi sia-sia. Karena segala yang terjadi dapat diambil manfaatnya.

Contohnya seperti usaha saya dalam menggapai cita-cita; Impian saya dulu sebenarnya adalah menjadi seorang penulis saat dewasa kelak, oleh karena itu sejak sekolah dasar saya sangat senang mengetik cerpen dan mengikuti klub sastra pada saat SMP. Setelah memasuki klub sastra, saya telah banyak mempublikasikan cerita-cerita saya lewat novel, koran, blog, website fanfiction dan sebagainya. Bahkan sampai diakui oleh banyak orang, namun sayangnya saya harus mundur dari mimpi tersebut karena saya mulai sibuk mendalami kegiatan lain yang lebih penting. Tapi saya selalu berjanji pada diri sendiri suatu hari nanti saya akan melanjutkan cita-cita saya tersebut sebagai pekerjaan sampingan.

Kita tidak perlu hanya fokus kepada satu hal, menurut saya dengan mempelajari banyak hal sekaligus sangat membantu untuk menambah pengetahuan umum. Oleh sebab itu, selain sastra, saya mempelajari seni musik, bahasa asing, ilmu komputer, dan lain - lainnya agar menjadi perempuan yang berpengetahuan luas.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2010 Rufi Imanisa, All rights reserved
Design by Rufimns. Powered by Blogger